CERITA BERBAGI PRAKTIK BAIK 2: UPTD SMPN 2 BUDONG-BUDONG


Banyak guru yang belum mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik karena minimnya pengetahuan mereka tentang hal itu. Begitu pun dengan penggunaan platform digital dalam proses pembelajaran. Di era seperti ini, tentu hal tersebut tidak boleh berlarut-larut. Jika tidak menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, peserta didik sangat mudah teralihkan oleh produk teknologi di luar pembelajaran. Akibatnya, motivasi dan prestasi peserta didik akan mengalami penurunan. Lebih luas, kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah tidak mampu menjawab tantangan untuk menjadikan peserta didik saat ini menjadi generasi cerdas berkarakter kelak. 

Menyadari hal itu, sebagai guru, setelah melaksanakan pembelajaran inovatif dengan tingkat keberhasilan yang tinggi, pengalaman pengimplementasiannya sangat perlu untuk dibagikan kepada rekan guru lainnya. Berbagi praktik baik kali ini dilaksanakan di UPTD SMPN 2 Budong-Budong, SMP terdekat UPTD SMPN 4 Budong-Budong. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 19 Oktober 2023 setelah mendapatkan persetujuan langsung dari kepala sekolah. 

Saya berbagi cerita implementasi pembelajaran yang telah saya lakasanakan secara gamblang dan menyeluruh. Menyampaikan bahwa ada tiga hal besar dalam pembelajaran yang telah saya laksanakan yaitu, pembelajaran berdiferensiasi, model pembelajaran inovatif, dan pengintegrasian TIK ke dalamnya. Rekan guru tampak antusias dan tertarik. Salah satu diantaranya meminta saya agar membagikan file presentasi dan kesediaan saya untuk berbagi dan merespons mereka jika ingin menanyakan sesuatu terkait cerita praktik baik yang saya bagikan. 

Saya merasa senang setelah berbagi dengan rekan guru di UPTD SMPN 2 Budong-Budong. Sedikit atau banyak inspirasi yang mereka dapatkan, semoga mampu menjadi pemicu dalam melakukan revolusi pembelajaran di kelas. 

 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CERITA BERBAGI PRAKTIK BAIK 2: UPTD SMPN 2 BUDONG-BUDONG"

Post a Comment