CERITA BERBAGI PRAKTIK BAIK 5: UPTD SMPN 7 BUDONG-BUDONG
Guru di Indonesia harus memiliki kesadaran kolektif untuk tumbuh dan berkembang bersama dalam mengupayakan kemajuan mutu pendidikan. Berbagi dan berkolaborasi adalah jalan untuk menumbuhkan kesadaran itu. Jika guru dalam satu sekolah mengikat simpul erat bekerja bersama menemukan formula untuk menyajikan pembelajaran yang memfasilitasi peserta didik belajar sesuai dengan kebutuhannya, dapat kita bayangkan bagaimana hasil positif yang akan dipetik.
Atas dasar itu, saya melakukan perjalanan menantang melewati akses menuju UPTD SMPN 7 Budong-Budong pada hari Senin, 23 Oktober 2023. Beberapa pendakian dan jalan yang licin tidak menghalangi semangat saya untuk bertemu dan bersilaturrahmi dengan rekan guru di sana.
Seperti sekolah tempat saya mengabdi, UPTD SMPN 7 Budong-Budong baru saja mendapatkan akses jaringan internet (wi-fi). Hal tersebut tentu dapat menambah kekuatan bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dengan memanfaatkan platform teknologi.
Saya berbagi cerita praktik baik implementasi model pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan platform teknologi di depan rekan guru. Mereka tertarik melihat beberapa platform yang saya gunakan dalam pembelajaran. Saya memberikan motivasi bahwa mereka juga saat ini dapat melakukan hal yang sama.
Dalam sambutannya, kepala sekolah, Emeryah, S.Pd., mengungkapkan rasa terima kasihnya dan berharap masih ada praktik baik yang akan saya bagikan selanjutnya. Bukan hanya sebagai pengimbasan kegiatan Pembatik, tetapi juga menjadi kerja sama untuk belajar dan berbagi.
Saya juga mendorong rekan guru UPTD SMPN 7 Budong-Budong untuk aktif mengikuti program pengembangan kompetensi yang diadakan pemerintah, salah satunya yaitu Pembatik.


0 Response to "CERITA BERBAGI PRAKTIK BAIK 5: UPTD SMPN 7 BUDONG-BUDONG"
Post a Comment